Michigan Yang Bersiap Melegalkan Judi Online

Michigan Yang Bersiap Melegalkan Judi Online – Judi menjadi hiburan yang sangat banyak diminati oleh masyarakat. Bahkan, ada pula negara-negara yang secara khusus melegalkan perjudian dan mendukung perkembangan industri perjudian dan kasino. Walau demikian, nampaknya tahun 2020 ini bukanlah suatu yang bagus bagi para pemain judi dan pengembang serta pengelola industri judi ini.

Sepanjang tahun 2020 ini, pandemi COVID-19 menjadi masalah besar yang harus dihadapi oleh negara-negara di dunia. Semua negara menghadapi masalah yang sama, dan ini masih terus berlangsung hingga di penghujung tahun ini. Setidaknya, industri perjudian hanya benar-benar merasakan keuntungan besar di beberapa bulan awal tahun ini, dan setelah itu pendapatan mereka menurun drastis.

Kondisi seperti ini dihadapi oleh berbagai negara. Bahkan negara maju yang melegalkan perjudian seperti Amerika Serikat pun harus menelan pil pahit. Negara-negara bagian dan kota-kota besar yang mendukung dan mendapatkan keuntungan dari bisnis kasino pun harus mendapatkan dampak besar dari pandemi ini. Salah satunya adalah yang terjadi di Michigan. Di bulan November ini saja, ada peningkatan jumlah kasus positif COVID-19. Ini akhirnya memaksa pemerintah setempat untuk memberlakukan kembali karantina wilayah. Masyarakat pun dilarang untuk berkumpul dan berkegiatan bersama-sama. Karena kebijakan ini, akhirnya kasino pun harus menutup operasinya. Di Detroit sendiri, ada tiga kasino yang harus menutup operasi selama tiga minggu. Penutupan ini terhitung dimulai sejak 18 November lalu. Dengan jangka waktu yang ada, paling cepat kasino-kasino tersebut baru bisa mulai beroperasi pada tanggal 9 Desember yang akan datang.

Dengan tantangan seperti ini, tentu pengembang dan bahkan pemerintah pun tidak tinggal diam. Pemerintah sendiri tidak ingin sepenuhnya menutup akses perjudian karena sebenarnya pajak yang didapatkan dari industri ini pun cukup besar. Karena itulah, judi online dianggap menjadi solusi yang bisa diterapkan. Judi online menjadi pilihan yang tepat karena ini memampukan masyarakat untuk tetap berjudi tanpa harus datang dan berkumpul di kasino. Ini juga menjadi kesempatan bagi industri kasino untuk mendapatkan kembali pendapatan walau memang tidak sebesar ketika pandemi belum menyerang. Selain itu, pemerintah Michigan tentu perlu berkaca pula pada negara bagian yang melegalkan perjudian online.

Sebagai contoh adalah negara bagian New Jersey. Di negara bagian ini, uang yang masuk dari judi online hingga Oktober lalu sudah mencapai 779 juta dollar. Bahkan, pendapatan dari judi online ini meningkat hingga 103% dibandingkan periode sebelumnya. Ini tidak lepas dari penutupan kasino yang ada, terutama kasino yang ada di Atlantic City yang merupakan pusat perjudian terbesar di negara bagian ini.

Sebenarnya, terkait dengan hal ini, pemerintah Michigan telah menandatangi ijin perluasan judi kasino. Ini telah dilakukan pada 31 Desember 2019 lalu. Di dalam kebijakan ini, tidak hanya judi kasino saja yang mendapatkan akses untuk memperluas bisnisnya, tapi di dalamnya ada juga perijinan terkait judi online, yang di dalamnya mencakup kasino online dan taruhan olah raga atau sportsbooks. Pada tanggal 1 Desember 2020 ini, kebijakan ini akan kembali dibicarakan untuk memastikan semuanya. Bila semuanya bisa berjalan lancar, seharusnya kebijakan ini bisa berjalan mulai tahun ini yang sebenarnya sudah akan berakhir dalam beberapa pekan saja.

Dengan adanya harapan perkembangan judi online di Michigan ini, beberapa pengembang dan pengelola judi online pun telah mengambil langkah inisiatif untuk menyambut kabar gembira ini. Para pengembang ini telah menjalin kerja sama beberapa tim olah raga profesional yang ada di Michigan. Ini tidak hanya dalam satu jenis olah raga saja, tapi ada beberapa cabang olah raga. Misalkan saja, DraftKings menjalin kerja sama dengan tim NBA Detroit Pistons. Lalu, PointsBet menjalin kerja sama dengan MLB Detroit Tigers, dan BetMGM menjalin kerja samanya dengan Detroit Lions dan juga NHL Detroit Red Wings.

Please follow and like us:
YouTube
Pinterest
Instagram